|
||||||||||||||
BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Acara Kepri Carnival yang dilaksanakan di Gedung Daerah Kota Tanjungpinang, Sabtu (8/11/2014) memang dipadati oleh pengunjung.
Kesempatan
karena pengunjung banyak dan tempat parkir minim di kawasan tersebut,
beberapa orang yang diduga preman menggunakan Tugu Proklamasi Riau yang
terletak di depan Gedung Daerah sebagai lahan parkir, dan sekali parkir
di kawasan tersebut dikenakan biaya sebesar Rp2 ribu.
Ketika
ditanyai, salah satu tukang parkir mengaku memang tempat parkir
tersebut dadakan dan mereka pun mengakui sebagai tukang parkir dadakan.
"Ya
namanya juga dadakan pak, tempat ini juga taman, tidak boleh
sebenarnya. Pengertiannya sajalah," ujar salah satu juru parkir dadakan
kepada BATAMTODAY.COM.
Juru parkir
tersebut juga mengaku bahwa biaya Rp2 ribu yang mereka ambil dari
masyarakat tanpa sepengetahuan Dinas Perhubungan. Sementara itu
masyarakat pun menggerutu dengan tarif parkir yang diminta oleh juru
parkir dadakan.
Namun mereka terpaksa
memberikan uang tersebut karena cara juru parkir meminta uang dinilai
seperti preman. Apalagi kaum ibu-ibu yang mengaku takut untuk melawan,
sehingga terpaksa memberikan uang tersebut.
"Masa
parkir saja Rp2 ribu, mau cepat kaya apa, dasar mereka itu tukang
mabuk," ujar Rosiana, warga Tanjungpinang yang kesal dengan tingkah dan
tarif yang diminta juru parkir.
Editor: Dodo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar